Pernah dengar istilah itu kan?
"wife first, mother second"
kurang lebih artinya adalah mengutamakan tanggung jawab sebagai istri daripada tanggung jawab sebagai seorang ibu bagi anak-anak.
Ada banyak wanita yang telah menikah dan memiliki anak berkata bahwa kehidupan keluarganya adalah marriage-center, bukan child-center. Yang artinya, lebih baik mengutamakan hubungannya dengan suami daripada sibuk memikirkan bagaimana membangun hubungan dengan anak-anak.
Untuk yang satu ini, bukan saya ahlinya.. ha ha ha
*ya iyalah, secara kamu belum ber-suami dan belum beranak-pinak juga kan Ta?*
Tapi saya ingin mencoba memecahkan dilemma itu dan mencoba mencari solusi, siapa tau ini bermanfaat..ya minimal buat diri saya sendiri yang someday pasti akan menjadi seorang istri plus seorang ibu dengan tiga orang anak-anak yang lucu, *ha? tiga Ta?..wkwkw...*
1..
2..
3..
Go..
1. Menjaga Hubungan Setiap Hari
It's all about' komunikasi. Ya, berkomunikasilah dengan suami walau dia sedang ada di kantor dan berkutat dengan segudang pekerjaan ini-itu. Setidaknya kirim sms-lah. Tanyakan apa dia sudah makan siang? atau jam berapa pulang?
Lalu..bagaimana dengan anak-anak?
Nah, saat mereka pulang dari sekolah, tanyakan bagaimana keadaan mereka di sekolah? kesulitan yang mungkin mereka hadapi? teman-temannya? dsb.
Hmm, then? ketika suami pulang dari kantor, coba ajak anak-anak untuk menyambutnya dengan memeluk dan mencium mesra ayahnya.
>>sound's great, is it?<<
2. Hang Out Bareng
Jangan menghabiskan waktu sepanjang hari hanya di rumah saja. Kalau ada kesempatan, bolehlah hang out sebentar bersama suami dan anak-anak. Ajak ke tempat-tempat yang santai dan menyenangkan buat anak-anak.
Kalau saya sih lebih prefer mengajak anak-anak pergi ke museum, atau ke kebun binatang, atau ke pantai... Kan bisa jalan-jalan sambil belajar to? hehe...
3. Beri Sentuhan Kasih ;) (aw aw awww...)
Pelukan sayang, dan cium mesra atau sentuhan2 hangat lainnya bisa jadi penting dalam menjaga kedekatan bersama suami dan anak-anak.
4. Masuklah ke dalam dunianya
Hyaa..
Ada kalanya kita masuk ke dalam dunia suami yang mungkin diwarnai dengan masalah pekerjaan. Dan ada kalanya juga masuk ke dalam dunia anak-anak di mana kita harus siap menjadi teman dan sahabat buat mereka ; mendengarkan kisah dan keluh mereka tentang dunia di luar rumah.
5. Do the best
Katanya sih, ibu rumah tangga yang baik adalah seorang wanita yang sukses menjalankan peran dan fungsinya baik sebagai istri, ibu dan sahabat buat anak-anaknya.
So?
tidak akan ada istilah "wife first, mother second"
karena dua-duanya sama pentingya...
menjadi istri sekaligus ibu, hm...what a wonderful world, is it?
-kantor, 27 Februari 2010-
19.2.10
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
1 komentar:
Poskan Komentar